BENCI

Aku duduk seorang diri di Ayunan taman.
Aku terus mempercepat Ayunanku.
Aku terlalu banyak memikirkan sesuatu.
Aku terlalu kesepian.
Ayunanku berhenti dengan mendadak seakan ada seseorang yang menahan dan menghentikannya.

"kamu akan jatuh terluka dengan kecepatan ayunan sepeti itu" Ucapnya seperti itu dan tersenyum kearahku.

Aku merasa tubuhku akan meledak
Jantungku berdegup begitu kencang seakan aku telah berlari ratusan meter.
Apakah ini yang dinamakan Jatuh Cinta?
Saat itu juga kau mulai mengulurkan tanganmu untukku.
Kau selalu menemaniku menaiki Ayunan setiap sore.
Kau mulai banyak berbicara
Aku pun mulai terhanyut akan ucapanmu.
Aku menyukai ketika kau berbicara.
Aku menyukai ketika kau tertawa.
Aku menyukai ketika kau terkadang Memujiku.
Aku tidak lagi kesepian.

Hari itu kau tidak datang lagi.
Aku menunggumu.
Terus menunggumu.

Satu minggu telah berlalu dan kau kembali lagi.
Keadaannya telah berbeda.
Kau terlihat begitu lusuh dengan Tubuhmu yang semakin kurus dan Tatapan mata yang begitu sayu
Kau terlihat begitu menyedihkan ketika berbicara denganku lagi.
Tidak ada perbincangan yang menyenangkan lagi.
Tidak ada tawamu yang membuatku menyukaimu ketika itu.
Hanya ada sebuah tangisan darimu.
Hanya ada sebuah rasa sakit pada dirimu.
Aku pun terhanyut.

Aku memelukmu.
Aku memelukmu dengan erat.
Aku tidak ingin melihatmu sedih.
Apa yang harus kulakuan untuk membuatmu kembali seperti kemarin?

"Berikan semua yang kau miliki" Ucapnya begitu meyakinkan.

Aku memberikan beberapa yang ku miliki.
Kau memelukku
Namun pelukanmu kian merenggang dan mulai terlepas
kau berjalan menjauhiku.

Kau tidak kembali.
Kau telah berbohong.
Kau tidak datang lagi.
Aku membencimu.

Hingga sore hari itu aku melihatmu.
Aku melihatmu tertawa dengan orang lain.
Aku melihatmu mengejar orang lain.
Aku mencoba mendekatimu.
Tapi kakiku terlalu lemah.
Aku jatuh dihadapanmu.

Apa yang telah aku pikirkan tentangmu.
Aku telah salah menilaimu.
Kau bahkan tak menolongku ketika aku jatuh.
Kau hanya pergi meninggalkanku.

Kau telah menghancurkan kepercayaanku
Kau telah menghancurkan semuanya
Begitu juga dengan hatiku.
Aku benci.

Aku membencimu.

Komentar